8 alasan yang tepat untuk berhenti kerja

1. Not in The Mood

Gejala dan tanda:

Tiap bangun tidur, bawaannya pengen molor trus, ga pengen berangkat  kerja.

Dalam 5 hari kerja, ada 3 hari minta nyokap telpon ke kantor untuk mintain ijin sakit.
Begitu sampe kantor, merasa tercekam, pusing, stress, keringat dingin, pengen muntah dsb. Tapi kalau sudah jam istirahat makan siang dan jam pulang, langsung sembuh.

Saran dan pendapat:

Actually, ini bukan alasan yang sangat baik untuk berhenti kerja. Tetapi kalau berangkat kerja sudah begitu menyakitkan, sebaiknya berhenti saja. Ganti ke bidang lain atau perusahaan lain yang menurutmu lebih menarik dan membuatmu ingin masuk setiap harinya, bahkan weekend juga pengen lembur.

2. Losing interest

Gejala dan Tanda:

Masuk kerja cuma buat ngopi, ngegosip, update status FB and  main game
Begitu lihat tumpukan dokumen, mata langsung tinggal 5 watt
Ngorok atau BB-an waktu rapat.

Jarak dari jam istirahat makan siang ke jam pulang terasa berabad-abad lamanya

Menurunnya semangat kerja berakibat sangat fatal  bagi perusahaan. Berkurangnya kinerja karyawan adalah sesuatu yang sangat merugikan.

Saran dan pendapat:

Kamu membutuhkan tantangan atau pemicu semangat, biasanya berupa kenaikan pangkat ataupun gaji/komisi. Tapi jika menurutmu bukan itu yang kamu butuhkan, disarankan untuk berhenti bekerja dan membuka usaha sendiri. Kalau bisa bisnis dari rumah, jadi bisa kerja sambil nyantai. Ga ad customer, yach…ke kamar buat tidur.

Or….kamu-kamu yang mempunyai hobby, bisa juga disalurkan untuk mencari sesuap nasi. Ex: yang hobby bikin kue,  bisa bikin industry rumahan. Kecil-kecilan saja, biasanya orderan bisa membludak sewaktu hari-hari raya.

Bagi para gamers, buka warnet aja di rumah, jadi bisa main game sambil terima duit juga, hehe…..

Kalau yang hobby shopping dan merasa dirinya modis dan tahu fashion, Online Shop solusinya!

Sebenarnya banyak contoh sukses di sekeliling kita, tergantung mata kita bisa melihatnya atau tidak.

3. No more upgrade

Kamu karyawan kesayangan bos, gaji dan jabatan sudah mentok,  tapi semua itu tidak mencukupi kebutuhan hidup kamu. Ketika kehidupan sosialmu menggerogoti dompet dan limit kartu kreditmu. Atau cicilan rumah, biaya pengobatan orang tuamu, biaya pendidikan anak, harga susu formula yang mengurangi porsi makanmu menjadi 2x sehari.

Saran dan pendapat:

Kita bekerja, biasanya demi mencukupi kebutuhan hidup dan tabungan hari tua (jarang banget ada yang bekerja Cuma buat habisin waktu saja). Tetapi ketika pengabdian  bertahun-tahun di satu perusahaan cuma berbuah secuil penghasilan yang bahkan tidak mencukupi kebutuhan sehari-harimu, itulah saatnya melirik lahan sebelah yang lebih subur dan menjanjikan. Terkadang dengan kualifikasi dan pengalaman kerja yang mengesankan, perusahaan lain akan memberikan angka lebih besar yang kamu butuhkan.

Biasanya akan ada keraguan dan ketakutan untuk loncat atau pindah kerja, kekuatiran akan mendapat yang lebih kurang. Disarankan untuk mencari dan mendapat kepastian akan suatu pekerjaan baru sebelum mengajukan surat resign.

4. Stop ordering me to make coffee!!!

Gejala dan Tanda:

Lulusan sarjana luar negeri tapi tiap hari cuma disuruh bikin kopi atau pergi fotokopi.

Ada banyak proyek, semua orang terlihat sibuk, tapi kamu tidak pernah diikutsertakan!

Menurutmu atasanmu tidak punya kemampuan, tidak berwibawa, dan menggantikan posisinya bukan hal yang terlalu sulit.

Saran dan pendapat:

Siapkan CV, surat lamaran, dan beli Kompas hari Sabtu. Kamu punya ambisi dan kemampuan, jangan menghabiskan waktu di suatu tempat dimana kamu tidak bisa berkembang. Masih banyak tempat yang membutuhkan tenaga ahli sepertimu.

5. No Future?

Penjualan perusahaan tidak begitu bagus dalam beberapa tahun ini. Ada gossip beberapa pemilik saham mulai menarik modalnya. Terjadi pemotongan (dana/gaji) di sana sini.

Saran dan pendapat:

Jika sudah terlihat gejala-gejala yang tidak baik, dan menurutmu perusahaan tidak akan bertahan 2 tahun lagi. Sebaiknya siapkan surat resign begitu mendapatkan THR atau bonus akhir tahun.

6. Bangkrupt!

Jika sudah diketahui, perusahaan positif akan segera bangkrut, segeralah siapkan resume dan lamar ke perusahaan lain. Mungkin terdengar agak egois, tetapi jaman sudah realistis.  Jangan sampai  menjadi korban, sama seperti di berita-berita. “Gaji berbulan-bulan tidak dibayar!”, “Perusahaan XXX membayar gaji  dengan property perusahaan”

7. The Boss From Hell

Alias….kamu benci banget ama boss atau atasanmu. Apalagi Boss yang meniru Miranda dalam Movie “The Devil wears Prada”. Ngebossy, licik, semaunya, menghalalkan segala cara, membuatmu melakukan hal-hal yang tidak halal dan tak jarang malah menjerumuskanmu ke dalam masalah.

So…daripada musti menyewa pembunuh bayaran buat habisin bossmu itu, cabut sajalah! Jika suasana kerja sudah tidak menyenangkan atau bahkan membebani nuranimu, carilah pekerjaan lain.

8. The Death drop by…

Jika pekerjaanmu mengakibatkan penyakit atau sesuatu yang serius pada kesehatanmu, kunjungan permanen ke rumah sakit dan apotek, atau ahli waris asuransi jiwamu bersorak kegirangan mendengar kabar kesehatanmu…gantilah pekerjaanmu! Pulihkan kesehatanmu dan carilah pekerjaan yang tidak berakibat buruk bagi kesehatanmu.

This entry was posted in Serba-Serbi. Bookmark the permalink.

Leave a Reply